Kamis, 22 September 2016

Dasar Dasar filsafat Pendidikan matematika

Dasar Dasar filsafat pendidikan matematika
            Filsafat berasal dari bahasa yunani philosophia, yang artinya cinta kebijaksanaan. Kata philosophia merupakan bentuk dari kata philos (cinta) atau philia (persahabatan) dan (kebijaksanaan, pengetahuan, keterampilan, pengalaman praktis, intelegensi).
Jadi philosopia adalah cinta kepada kebijaksanaan atau cinta kepada ilmu filsafat.
Menurut Dharji Darmodiharjo
Filsafat adalah pemikiran dalam usahanya mencari kebijaksanaan dan kebenaran yang sedalam-dalamnya sampai ke akar-akarnya teratur secara sistematis dan menyeluruh (universal).

Beberapa aliran dalam aliran filsafat pendidikan:

1.      Aliran pendidikan filsafat progresifisme
Adalah berusaha mengembangkan asas progresifisme dalam sebuah relaita kehidupan, agar manusia survive menghadapi semua tantangan hidup. Aliran ini telah meletakkan dasar kemerdakaan dan kebebasan kepada anak didik. Anak didik diberi kebaikan baikl secara fisik maupun cara berfikir, guna mengembangkan bakat dan kemampuan yang terpendan dalam dirinya sendiri tanpa terhambat rintangan dari orang lain.
2.      Aliran filsafat eseusialisme
Merupakan alitran pendidikan yang didasarkan nilai-nilai kebudayaan yang telah ada sejak awal peradaban umat manusia. Menurut imanuel khan, segala pengetahuan yang dicapai manusia melalui indera memerlukan unsur apriori yang tidak didahului oleh pengalaman yang dulu. Bila orang berhadapan dengan benda-benda bukan berarti semua itu sudah mempunyai bentuk, ruang dan ikatan waktu. Bentuk, ruang dan waktu sudah ada pada budi manusia sebelum ada pengalaman atau pengamatan. Jadi apriori yang terarah bukanlah budi pada benda, tetapi benda-benda itu terarah pada budi.
3.      Aliran filsafat pendidikan perenialisme
Pereanialisme memandang pendidikan sebagai jalan kembali atau proses mengembalikan keadaan sekarang. Menurut aliran penerealisme, ilmu pengetahuan merupakan filsafat yang teringgi, karena dalam ilmu pengetahuan seseorang dapat berfikir secara induktif.
Pada dasarnya hakikat pendidikan sangatlah luas. Hakikat pendidikan bukan hanya sekedar pengertian atau definisi saja. Di dalam hakikat pendidikan banyak hal menarik untuk dipelajari contoh seperti objek ilmu pendidikan dan macam-macam ilmu pendidikan. hal-hal menarik inilah yang mendorong peserta didik untuk mempelajari lebih dalam mengenai hakikat pendidikan. pendidikaan merupakan bagian penting dari kehidupan sekaligus membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya. Hewan juga belajar tetapi hewan yang lebih diutamakan adalah instingnya, sedangkan mnusia hidup menggunakan akal pikiran yang dimilikinya dalam setiap berperilaku. Pendidikan juga dapat diartikan dengan sederhana yaitu sebagai usaha manusia untuk membina keperibadiannya sesuai dengan nilai-nilai yang ada serta norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.
Matematika berasala dari bahasa Yunani yaitu mathematicos yaitu ilmu pasti dan tidak pasti, dari kata mathema atau mathesis yang berarti ajaran, pengetahuan, atau ilmu pengetahuan.
Istilah matematika menurut bahasa latin (mauthanem atau mathema) yang berarti belajar atau hal yang dipelajari, yang semuanya berkaitan dengan penalaran.
Filsafat matematika adalah cabang dari filsafat yang mengkaji anggapan-anggapan filsafat, dasar-dasar dan dampak-dampak matematika. Meskipun tidak ada pengertian matematika yang disepakati semua tokoh atau pakar namun ada karakteristik matematika secara umum yaitu memiliki objek abstrak matematika sebagai ilmu deduktif, matematika sebagai ilmu terstruktur. Matematika sebagai ratu dan pelayan ilmu bertumpu pada kesepakatan memperhatikan semesta pembelajaran dan konsisten dalam sistemnya.
Matematika terbentuk dari pengalaman manusia dalam dunianya secara impirius. Kemudian pengalaman itu di proses di dalam dunia rasio, diolah secara analisis dengan penalaran didalam struktur kognitif sehingga sampai terbentuk konsep konsep matematika  supaya konsep-konsep matematika yang terbentuk mudah di pahami.
Pada awalnya cabang matematika yang di temui adalah Aritmatika atau berhitung, Aljabar, Geometri setelah itu di temukan kalkuklus, statistika, Topologi, Aljabar abstrak, Aljabar Linear, Himpunan, geometri linear, Analis Vektor dll.
Dalam matematika, objek dasar yang dipelajari adalah objek abstrak dan sering disebut objek mental, objek itu merupakan objek pikiran, objek dasar yang meliputi fakta, konsep, operasi  ataupun relasi dan prinsip dari objek tersebut dapat disusun suatu pola dan struktur matematika.
Fakta berupa konversi yang diungkap dengan symbol tertentu yang diperoleh berdasarkan kesepakatan kesepakatan, contoh lambing , rumus, symbol , dll.
Konsep adalah ide abstrak yang dapat digunakan untuk menggolongkan sekumpulan objek. Apakah objek tertentu merupakan contoh konsep atau bukan .
Definisi adalah ungkapan yang membatasi konsep atau pengertian yang perlu diberikan penjelasan agar orang tidak salah tafsir, penjelasan digunakan untuk mengelompokkan atau mengklarifikasikan suatu objek . Ada 3 macam definisi yaitu definisi yang menyebutkan genus proksimum (genus terdekat) dan diferensia spesifika  (pembeda khusus).







Tidak ada komentar:

Posting Komentar