Kamis, 21 April 2016

review pengembangan media pembelajaran (ict) aminatus




Review Skripsi
Nama
Aminatus Zahroh
NPM
21501072093
Mata Kuliah
Media pembelajaran matematika (ICT)
Topik
Pengembangan media pembelajaran berbasis Web pada materi bangun ruang
               
ABSTRAK

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN
BERBASIS WEB  PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR
KELAS VIII SMPN 1 BANTUL

Oleh :
ENDAR HARTONO
NIM.08600020
 

Penelitian   ini   merupakan   penelitian   pengembangan   yang  bertujuan   untuk
menghasilkan produk media pembelajaran matematika berupa website e-learning yang
menggunakan macromedia dreamweaver 8.0 standar kompetensi memahami sifat-sifat
kubus, balok, prisma, limas, dan bagian-bagiannya, serta menentukan ukurannya dan
mengetahui kualitas dari website pembelajaran matematika tersebut yang diikuti dengan
langkah-langkah  pengembangan  yang  harus  diikuti  agar  menghasilkan  produk  yang
berkualitas  berdasarkan  penilaian  ahli  media,  ahli  materi  dan                                                                                                  siswa  agar  indikator
keberhasilan tercapai.
Penelitian ini mengacu pada model pengembangan ADDIE (Analisys, Design,
Development,  Implementation,  Evaluation).  Dengan  rincian  :  (1)  Analisys  (meliputi:
studi pendahuluan, analisis kurikulum, analisis kebutuhan), (2) Design
(meliputi: pembuatan garis-garis besar isi website, penyusunan kerangka website, (3)
Development   (meliputi:   pembuatan   website   dengan   menggunakan   macromedia
dreamweaver 8.0, pengemasan dan penyajian website, pendesainan kuiz, pengujian oleh
ahli media dan ahli materi), (4) Implementation (meliputi: uji kelas kecil dan uji kelas
besar di sekolah) dan (5) , Evaluation (meliputi: indikator keberhasilan media,  yang
mengevaluasi setiap tahapan pengembangan).
Produk  media  pembelajaran  yang  telah  dikembangkan  mempunyai  kualitas
Sangat  Baik  (SB)  dengan  skor  keidealan  102,05  dari  skor  maksimal  125  dengan
persentase keidealannya 81,64 % dan berdasarkan tes hasil belajar siswa yang dinilai
berdasarkan hasil pre-test dan post-test didapat nilai rata-rata tes meningkat dari 50,36
(pre-test) menjadi 85,18 (post-test)Dengan ini website tersebut dapat meningkatkan
hasil belajar matematika siswa khususnya pada materi bangun ruang sisi datar (BRSD)
sehingga website tersebut efektif untuk pembelajaran.

Kata  Kunci  :  Media  Pembelajaran,  E-Learning,  Macromedia  Dreamweaver  8.0,
Website, Bangun Ruang Sisi Datar, ADDIE.













A.     Latar Belakang Masalah
Berdasarkan hasil studi pendahuluan, dalam pembelajaran matematika sebagian dari peserta didik menganggap matematika merupakan mata pelajaran yang sangat sulit karena di dalam pembelajaran matematika banyak rumus dan perhitungan yang berfungsi sebagai penyelesaian dan juga matematika merupakan mata pelajaran yang membosankan karena di dalam pembelajaran matematika hanya menemukan angka, rumus, grafik, maupun gambar mati sehingga membuat anak-anak merasa kurang berminat dan membosankan dengan pembelajaran matematika tersebut terutama dalam pelajaran geometrid an pengukuran karena bersifat abstrak. Menurut Sudjana dan Rivai  mengatakan bahwa media pengajaran dapat mempertinggi proses belajar siswa dalam pengajaran yang pada gilirannya diharapkan dapat mempertinggi hasil belajar yang dicapainya . Alasannya berkenaan ddengan manfaat media pengajaran dalam proses belajar siswa antara lain : 1) pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar , 2) bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya sehingga akan lebih dipahami oleh para siswa dan memungkinkan siswa menguasai tujuan pengajaran lebih baik, 3) Metode mengajar akan lebih bervariasi, dan 4) siswa lebih banyak melakukn kegiatan belajar sebab tidak mendengarkan uraian guru tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan dll. Sistem pembelajaran e-learning (Electronic Learning) merupakan salah satu sistem pembelajaran yang tepat bagi siswa karena e-learning membantu peserta didik untuk menambah informasi tentang konsep yang dipelajari melalui kegiatan belajar secara sistematis. E-learning kini semakin dikenal sebagai salah satu cara untuk mengatasi masalah pendidikan, baik di negara-negara maju maupun di negara berkembang. Pada prinsipnya e-learning adalah pembelajaran yang menggunakan jasa elektronika sebagai alat bantunya yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. E-learning memang merupkan suatu teknologi pembelajaran yang relatif baru di indonesia.
media pembelajaran e-learning   ini sebagian besar mempunyai fungsi untuk mengatasi permasalahan mengatasi  permasalahan  pembelajaran  yang  dilakukan  secara  konvensional
yang memiliki banyak keterbatasan yang harus di perbaiki. Maka munculah strategi  pembelajaran  yang  disebut  e-learning  .  E-learning        ini  berfungsi sebagai   media   pembelajaran          yang   bersifat komplemen/tambahan dari pembelajaran  yang  dilakukan  secara  konvensional  dengan  tujuannya  agar peserta didik semakin memantapkan tingkat penguasaan materi peserta didik terhadap   materi   pelajaran   yang   disajikan   guru   didalam   kelas.

B.     Metode Penelitian
Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII SMPN 1 BANTUL semester genap . Dalam hal ini bertindak sebagai subyek penelitian yang mana dari siswa dan guru matematika kelas VIII akan dimintai pendapatnya mengenai media pembelajaran berbasis komputer. Sedangkan peneliti dalam penelitian ini menggunakan wawancara untuk memperoleh informasi dengan mengajukan kepada informan, dimana pertanyaan-pertanyaan tersebut telah disiapkan dibuat kerangka secara sistematis. Pertanyaan dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan data, sehingga dapat menggali informasi secara mendalam dan obyektif. Teknik ini ditujukan untuk memperoleh yang berkaitan dengan pendapat guru mengenai media pembelajaran matematika berbantuan komputer.













C.    Hasil
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapat beberapa hasil analisis adalah sebagai berikut :

a.       Substansi materi pelajaran yang ada pada program sudah cukup baik karena sudah sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
b.      Kedalam materi dalam program
Materi yang ada dalam program disampaikan dengan jelas dan ringkas.
c.       Pesan atau isi untuk menanamkan konsep kepada siswa
Menurut pendapat guru yang diwawancarai, pesan/isi program media pembelajaran tersebut secara umum sudah cukup jelas, tetapi pada bagian tertentu perlu adanya  penjelasan tabahan oleh guru kepada siswa. misalnya soal-soal yang terkait dengan bangun datar.
d.      Pengoprasian dan editing
Pengoprasian program cukup mudah tetapi bagi yang kurang menguasai computer maka akan mengalami kesulitan jika harus melakukan pengoprasiannya.
e.       Kejelasan teks atau gambar
Teks yang ada dalam program sudah jelas dalam arti mudah dibaca namun masih ada beberapa yang perlu dibenahi, karena komposisi warna antara latar belakang dan tulisan kurang tepat.
f.       Media pembelajaran yang dibuat cukup menarik namun penerapannya dibutuhkan dana yang besar menjadi kendala untuk diterapkan dalam proses pembelajaran.

D.    Kesimpulan
Setelah melalui tahapan-tahapan yang cukup panjang dari perancangan program sampai dengan penerapan dalam proses pembelajaran disekolah, akhirnya peniliti menarik beberapa kesimpulan dari program yang telah dibuat tersebut. Adapun kelebihan dan kekurangan dari program ini,
1.      Kelebihan
a.       Tersedianya fasilitas e-moderating dimana pengajar dam siswa dapat berkomunikasi secara mudah melalui fasilitas internet secara regular atau kapan saja kegiatan berkomunikasi itu dilakukan tanpa dibatasi oleh jarak,tempat dan waktu.
b.      Pengajar dan siswa dapat menggunakan bahan ajar yang terstruktur dan terjadwal melalui internet.
c.       Siswa dapat belajar (me-review) bahan ajar setiap saat dan dimana saja apabila diperlukan mengingat bahan ajar tersimpan dikomputer.
d.      Bila siswa memerlukan tambahan informasi yang berkaitan dengan bahan yang dipelajari.
2.      Kekurangan
a.       Siswa yang tidak mempunyai motivasi belajar yang tinggi cendrung gagal.
b.      Tidak semua tempat tersedia tempat tersedia fasilitas internet (berkaitan dengan masalah tersedianya listrik,telepon, dan computer)
c.       Kurangnya interaksi antara pengajar dan siswa atau bahkan antara siswa itu sendiri,bisa memperlambat terbentuknya values dalam proses belajar mengajar.
d.      Kecendrungan mengabaikan aspek academic atau aspek social dan sebaliknya mendorong aspek bisnis atau komersial.











DAFTAR PUSTAKA

Anas  Sudijono.  1987.  Pengantar  Statistik  Pendidikan.  Jakarta:  PT.  Grafindo
Persada.

Arsyad, A. 2009. Media Pembelajaran. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada.

Ayadi.2012.Mengenal Kurikulum KTSP.
http://ayadie.wordpress.com/2011/12/12/mengenal-ktsp-kurikulum-
tingkat-satuan-pendidikan,diakses pada tanggal 26 Maret Februari 2012,
pukul 22:58 WIB.

Basyiruddin Usman dkk. 2002. Media Pembelajaran . Jakarta: Ciputat Press.

Departemen  Pendidikan  Nasional.  2009.  Standar  Kompetensi  Mata  Pelajaran
Matematika  Sekolah  Menengah  Pertama  dan  Madrasah  Tsanawiyah,
Jakarta : Depdiknas.

Eman   Suherman.   2001.   Strategi   Pembelajaran   Matematika   Kontemporer
Bandung: Jilcaupio.

Fitri Mayasari. 2009.  Pendesainan LKS Matematika Interaktif Model E-Learning
Berbasis Web di Kelas X SMA Negeri 3 Palembang. Inderalaya:Skripsi.

Http://murkantislamet.blogspot.com/2011/03/jaring-jaring-balok-ada-54-
model.html. Diakses diakses pada tanggal 28 Maret Februari 2012, pukul
02:58 WIB.

Istiqlal,   Muhammad.   2010.   Pengembangan   Media   Pembelajaran   Berbasis
Multimedia   Interaktif   Menggunakan   Adobe   Flash   CS   3   dalam
Pembelajaran Matematika Sistem Persamaan Linear Bagi Siswa SMA
(Skripsi). Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, Program Studi Pendidikan
Matematika.

Msykur.   2011.   Mathematical   Intelegence   Cara   Cerdas   Melatih   otak   dan
Menanggulangi Kesulitan Belajar. Yogyakarta: Ar-Ruzzmedia.

Munir. 2008. Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi dan KomunikasiBandung
: CV Alfabeta.

Sanjaya,  W.  2009.  Kurikulum  dan  Pembelajaran.  Jakarta  :  Kencana  Prenada
Media Group.

Slameto.  2003.  Belajar  dan  Faktor-faktor  yang  Mempengaruhinya.  Jakarta:
Rineka Cipta


Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono.    2008.    Metode    Penelitian    Pendidikan    Pendekatan    Kuantitatif,
Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Yudhi Munadi. 2008.   Media Pembelajaran, Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta:
Gaung Persada Press.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar