Review
Skripsi
|
Nama
|
Aminatus Zahroh
|
|
NPM
|
21501072093
|
|
Mata Kuliah
|
Media pembelajaran matematika (ICT)
|
|
Topik
|
Pengembangan media pembelajaran berbasis Web pada materi bangun ruang
|
ABSTRAK
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN
BERBASIS WEB PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR
KELAS VIII SMPN 1 BANTUL
Oleh :
ENDAR HARTONO
NIM.08600020
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk
menghasilkan produk media pembelajaran matematika berupa website e-learning yang
menggunakan macromedia dreamweaver 8.0 standar kompetensi memahami sifat-sifat
kubus, balok, prisma, limas, dan bagian-bagiannya, serta menentukan ukurannya dan
mengetahui kualitas dari website pembelajaran matematika tersebut yang diikuti dengan
langkah-langkah pengembangan yang harus diikuti agar menghasilkan produk yang
berkualitas berdasarkan penilaian ahli media, ahli materi dan siswa agar indikator
keberhasilan tercapai.
Penelitian ini mengacu pada model pengembangan ADDIE (Analisys, Design,
Development, Implementation, Evaluation). Dengan rincian : (1) Analisys (meliputi:
studi pendahuluan, analisis kurikulum, analisis kebutuhan), (2) Design
(meliputi: pembuatan garis-garis besar isi website, penyusunan kerangka website, (3)
Development (meliputi: pembuatan website dengan menggunakan macromedia
dreamweaver 8.0, pengemasan dan penyajian website, pendesainan kuiz, pengujian oleh
ahli media dan ahli materi), (4) Implementation (meliputi: uji kelas kecil dan uji kelas
besar di sekolah) dan (5) , Evaluation (meliputi: indikator keberhasilan media, yang
mengevaluasi setiap tahapan pengembangan).
Produk media pembelajaran yang telah dikembangkan mempunyai kualitas
Sangat Baik (SB) dengan skor keidealan 102,05 dari skor maksimal 125 dengan
persentase keidealannya 81,64 % dan berdasarkan tes hasil belajar siswa yang dinilai
berdasarkan hasil pre-test dan post-test didapat nilai rata-rata tes meningkat dari 50,36
(pre-test) menjadi 85,18 (post-test). Dengan ini website tersebut dapat meningkatkan
hasil belajar matematika siswa khususnya pada materi bangun ruang sisi datar (BRSD)
sehingga website tersebut efektif untuk pembelajaran.
Kata Kunci : Media Pembelajaran, E-Learning, Macromedia Dreamweaver 8.0,
Website, Bangun Ruang Sisi Datar, ADDIE.
A. Latar Belakang Masalah
Berdasarkan
hasil studi pendahuluan, dalam pembelajaran matematika sebagian dari peserta
didik menganggap matematika merupakan mata pelajaran yang sangat sulit karena
di dalam pembelajaran matematika banyak rumus dan perhitungan yang berfungsi
sebagai penyelesaian dan juga matematika merupakan mata pelajaran yang
membosankan karena di dalam pembelajaran matematika hanya menemukan angka,
rumus, grafik, maupun gambar mati sehingga membuat anak-anak merasa kurang
berminat dan membosankan dengan pembelajaran matematika tersebut terutama dalam
pelajaran geometrid an pengukuran karena bersifat abstrak. Menurut Sudjana dan Rivai mengatakan bahwa media pengajaran dapat mempertinggi proses belajar siswa dalam pengajaran yang pada
gilirannya diharapkan dapat mempertinggi hasil belajar yang dicapainya .
Alasannya berkenaan ddengan manfaat media pengajaran dalam proses belajar siswa
antara lain : 1) pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat
menumbuhkan motivasi belajar , 2) bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya
sehingga akan lebih dipahami oleh para siswa dan memungkinkan siswa menguasai tujuan
pengajaran lebih baik, 3) Metode mengajar akan lebih bervariasi, dan 4) siswa
lebih banyak melakukn kegiatan belajar sebab tidak mendengarkan uraian guru
tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan dll.
Sistem pembelajaran e-learning (Electronic Learning) merupakan salah
satu sistem pembelajaran yang tepat bagi siswa karena e-learning
membantu peserta didik untuk menambah informasi tentang konsep yang dipelajari
melalui kegiatan belajar secara sistematis. E-learning kini semakin dikenal
sebagai salah satu cara untuk mengatasi masalah pendidikan, baik di
negara-negara maju maupun di negara berkembang. Pada prinsipnya e-learning
adalah pembelajaran yang menggunakan jasa elektronika sebagai alat bantunya
yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. E-learning memang merupkan
suatu teknologi pembelajaran yang relatif baru di indonesia.
media pembelajaran e-learning ini sebagian besar mempunyai fungsi untuk mengatasi permasalahan mengatasi permasalahan pembelajaran yang dilakukan secara konvensional
yang memiliki banyak keterbatasan yang harus di perbaiki. Maka munculah
strategi pembelajaran yang disebut e-learning . E-learning ini berfungsi
sebagai media pembelajaran yang bersifat komplemen/tambahan dari
pembelajaran yang dilakukan secara konvensional dengan tujuannya agar peserta didik semakin memantapkan tingkat penguasaan materi peserta didik
terhadap materi pelajaran yang disajikan guru didalam kelas.
B.
Metode Penelitian
Penelitian
ini dilakukan pada siswa kelas VIII SMPN 1 BANTUL semester genap . Dalam hal
ini bertindak sebagai subyek penelitian yang mana dari siswa dan guru
matematika kelas VIII akan dimintai pendapatnya mengenai media pembelajaran
berbasis komputer. Sedangkan peneliti dalam penelitian ini menggunakan
wawancara untuk memperoleh informasi dengan mengajukan kepada informan, dimana
pertanyaan-pertanyaan tersebut telah disiapkan dibuat kerangka secara
sistematis. Pertanyaan dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan data, sehingga
dapat menggali informasi secara mendalam dan obyektif. Teknik ini ditujukan
untuk memperoleh yang berkaitan dengan pendapat guru mengenai media
pembelajaran matematika berbantuan komputer.
C.
Hasil
Berdasarkan
penelitian yang telah dilakukan, didapat beberapa hasil analisis adalah sebagai
berikut :
a.
Substansi
materi pelajaran yang ada pada program sudah cukup baik karena sudah sesuai
dengan kurikulum yang berlaku.
b.
Kedalam
materi dalam program
Materi
yang ada dalam program disampaikan dengan jelas dan ringkas.
c.
Pesan
atau isi untuk menanamkan konsep kepada siswa
Menurut
pendapat guru yang diwawancarai, pesan/isi program media pembelajaran tersebut
secara umum sudah cukup jelas, tetapi pada bagian tertentu perlu adanya penjelasan tabahan oleh guru kepada siswa.
misalnya soal-soal yang terkait dengan bangun datar.
d.
Pengoprasian
dan editing
Pengoprasian
program cukup mudah tetapi bagi yang kurang menguasai computer maka akan
mengalami kesulitan jika harus melakukan pengoprasiannya.
e.
Kejelasan
teks atau gambar
Teks
yang ada dalam program sudah jelas dalam arti mudah dibaca namun masih ada
beberapa yang perlu dibenahi, karena komposisi warna antara latar belakang dan
tulisan kurang tepat.
f.
Media
pembelajaran yang dibuat cukup menarik namun penerapannya dibutuhkan dana yang
besar menjadi kendala untuk diterapkan dalam proses pembelajaran.
D.
Kesimpulan
Setelah
melalui tahapan-tahapan yang cukup panjang dari perancangan program sampai
dengan penerapan dalam proses pembelajaran disekolah, akhirnya peniliti menarik
beberapa kesimpulan dari program yang telah dibuat tersebut. Adapun kelebihan
dan kekurangan dari program ini,
1. Kelebihan
a. Tersedianya
fasilitas e-moderating dimana pengajar dam siswa dapat berkomunikasi secara
mudah melalui fasilitas internet secara regular atau kapan saja kegiatan
berkomunikasi itu dilakukan tanpa dibatasi oleh jarak,tempat dan waktu.
b. Pengajar dan
siswa dapat menggunakan bahan ajar yang terstruktur dan terjadwal melalui
internet.
c. Siswa dapat
belajar (me-review) bahan ajar setiap saat dan dimana saja apabila diperlukan
mengingat bahan ajar tersimpan dikomputer.
d. Bila siswa
memerlukan tambahan informasi yang berkaitan dengan bahan yang dipelajari.
2. Kekurangan
a. Siswa yang tidak
mempunyai motivasi belajar yang tinggi cendrung gagal.
b. Tidak semua
tempat tersedia tempat tersedia fasilitas internet (berkaitan dengan masalah
tersedianya listrik,telepon, dan computer)
c. Kurangnya
interaksi antara pengajar dan siswa atau bahkan antara siswa itu sendiri,bisa
memperlambat terbentuknya values dalam proses belajar mengajar.
d. Kecendrungan
mengabaikan aspek academic atau aspek social dan sebaliknya mendorong aspek
bisnis atau komersial.
DAFTAR PUSTAKA
Anas Sudijono. 1987. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT. Grafindo
Persada.
Arsyad, A. 2009. Media Pembelajaran. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada.
Ayadi.2012.Mengenal Kurikulum KTSP.
http://ayadie.wordpress.com/2011/12/12/mengenal-ktsp-kurikulum-
tingkat-satuan-pendidikan,diakses pada tanggal 26 Maret Februari 2012,
pukul 22:58 WIB.
Basyiruddin Usman dkk. 2002. Media Pembelajaran . Jakarta: Ciputat Press.
Departemen Pendidikan Nasional. 2009. Standar Kompetensi Mata Pelajaran
Matematika Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah,
Jakarta : Depdiknas.
Eman Suherman. 2001. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer
Bandung: Jilcaupio.
Fitri Mayasari. 2009. Pendesainan LKS Matematika Interaktif Model E-Learning
Berbasis Web di Kelas X SMA Negeri 3 Palembang. Inderalaya:Skripsi.
Http://murkantislamet.blogspot.com/2011/03/jaring-jaring-balok-ada-54-
model.html. Diakses diakses pada tanggal 28 Maret Februari 2012, pukul
02:58 WIB.
Istiqlal, Muhammad. 2010. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis
Multimedia Interaktif Menggunakan Adobe Flash CS 3 dalam
Pembelajaran Matematika Sistem Persamaan Linear Bagi Siswa SMA
(Skripsi). Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, Program Studi Pendidikan
Matematika.
Msykur. 2011. Mathematical Intelegence Cara Cerdas Melatih otak dan
Menanggulangi Kesulitan Belajar. Yogyakarta: Ar-Ruzzmedia.
Munir. 2008. Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung
: CV Alfabeta.
Sanjaya, W. 2009. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta : Kencana Prenada
Media Group.
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta:
Rineka Cipta
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,
Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Yudhi Munadi. 2008. Media Pembelajaran, Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta:
Gaung Persada Press.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar